Demam Dengue

Definisi Demam Dengue

Demam dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh keluarga virus-virus yang ditularkan oleh nyamuk-nyamuk. Ia adalah penyakit akut yang timbul tiba-tiba yang biasanya mengikuti perjalanan yang tidak berbahaya dengan sakit kepala, demam, kelelahan, nyeri sendi dan otot yang parah, kelenjar-kelenjar yang membengkak (lymphadenopathy), dan ruam. Kehadiran ("tiga serangkai dengue") dari demam, ruam, dan sakit kepala (dan nyeri-nyeri lain) adalah terutama karakteristik dari dengue.



Dengue (dilafalkan DENG-gay) menghantam orang-orang degan tingkat-tingkat kekebalan (imunitas) yang rendah. Karena ia disebabkan oleh salah satu dari empat tipe-tipe sero dari virus, adalah mungkin untuk memperoleh demam dengue beberapa kali. Bagaimanapun, serangan dari dengue menghasilkan imunitas (kekebalan) untuk seumur hidup pada tipe sero tertentu itu yang padanya pasien terpapar.

Dengue dikenal dengan nama-nama lain, termasuk "breakbone" atau "dandy fever." Korban-korban dari dengue seringkali mempunyai peliukan-peliukan tubuh yang disebabkan oleh nyeri sendi dan otot yang hebat, makanya dinamakan breakbone fever. Budak-budak di West Indies yang mendapatkan dengue dikatakan mempunyai dandy fever karena postur-postur dan gaya berjalan mereka.

Demam berdarah dengue atau dengue hemorrhagic fever adalah bentuk yang lebih parah dari penyakit virus. Manifestasi-manifestasi termasuk sakit kepala, demam, ruam, dan bukti dari perdarahan (hemorrhage) dalam tubuh. Petechiae (blister-blister merah atau ungu yang kecil dibawah kulit), perdarahan di hidung atau gusi-gusi, feces-feces yang hitam, atau mudah memar adalah semuanya kemungkinan tanda-tanda perdarahan (hemorrhage). Bentuk demam dengue ini dapat megancam nyawa atau bahkan fatal.
Area-Area Yang Berisiko Tinggi Memperoleh Demam Dengue

Dengue adalah lazim diseluruh daerah-daerah tropis dan subtropis. Wabah telah terjadi di Caribbean, termasuk Puerto Rico, the U.S. Virgin Islands, Kuba, dan Central America. Kasus-kasus juga telah diimport via wisatawan-wisatawan yang kembali dari area-area dengan dengue yang tersebar luas, termasuk Tahiti, Pasifik Selatan, Asia Tenggara, West Indies, India, dan Timur Tengah.

Demam dengue adalah umum dan mungkin meningkat di Asia Tenggara. Thailand, Vietnam, Singapore, dan Malaysia semuanya telah melaporkan peningkatan dalam kasus-kasus. Menurut World Health Organization (WHO), ada kira-kira 50 juta kasus-kasus demam dengue dengan 500,000 kasus-kasus dari demam berdarah dengue yang memerlukan perawatan dirumah sakit setiap tahun. Hampir 40% dari populasi dunia tinggal di area endemik dengan dengue.
Bagaimana Dengue Didapatkan ?

Virus didapat dari gigitan nyamuk Aedes aegypti yang berbelang yang sebelumnya telah menggigit seseorang yang terinfeksi. Nyamuk tumbuh dengan subur selama musim-musim hujan namun dapat berbiak dalam pot-pot bunga yang berisi air, kantong-kantong plastik, dan kaleng-kaleng sepanjang tahun. Satu gigitan nyamuk dapat menimbulkan penyakit.

Virus tidak menular dan tidak dapat disebar secara langsung dari orang ke orang. Jalurnya harus dari orang ke nyamuk ke orang lain.

Tanda-Tanda dan Gejala-Gejala Dengue

Setelah digigit oleh nyamuk yang membawa virus, periode inkubasi mencakup dari 3 sampai 15 (biasanya 5 sampai 8) hari sebelum tanda-tanda dan gejala-gejala dari dengue nampak. Dengue mulai dengan kedinginan, sakit kepala, nyeri kalau menggerakan mata-mata, dan sakit punggung bagian bawah. Nyeri yang menyakitkan pada kaki-kaki dan sendi-sendi terjadi selama jam-jam pertama dari penyakit. Temperatur naik dengan cepat setinggi 104° F (40° C), dengan denyut jantung yang relatif rendah (bradycardia) dan tekanan darah rendah (hipotensi). Mata-mata menjadi memerah. Ruam merah muda yang pucat dan menyiram timbul pada muka dan kemudian menghilang. Kelenjar-kelenjar (nodul-nodul limfa) di leher dan selangkangan kaki seringkali membengkak.

Demam dan tanda-tanda lain dari dengue berlangsung untuk dua sampai empat hari, diikuti oleh kejatuhan temperatur yang cepat (defervescence) dengan berkeringat yang berlebihan. Ini mendahului periode dengan temperatur yang normal dan perasaan sehat yang berlangsung kira-kira satu hari. Kenaikan kedua yang cepat dalam temperatur terjadi. Ruam yang karakteristik tampak bersama dengan demam dan menyebar dari anggota-anggota tubuh untuk menutupi seluruh tubuh kecuali muka. Telapak-telapak tangan dan telapak-telapak kaki mungkin adalah merah terang dan membengkak.
Merawat Demam Dengue

Karena dengue disebabkan oleh virus, tidak ada obat atau antibiotik spesifik untuk merawatnya. Untuk dengue yang khas, perawatan semata-mata menyangkut pembebasan dari gejala-gejala (symptomatic). Istirahat dan pemasukan cairan untuk hidrasi yang tepat adalah penting. Aspirin dan obat-obat anti peradangan nonsteroid harus dihindari. Acetaminophen (Tylenol) dan codeine mungkin diberikan untuk sakit kepala yang parah dan untuk nyeri sendi dan otot (myalgia).
Prognosis Dengue Yang Khas

Dengue yang khas tidak berakibat pada kematian. Ia adalah fatal pada kurang dari 1% kasus-kasus. Fase akut dari penyakit dengan demam dan myalgias berlangsung kira-kira satu sampai dua minggu. Pemulihan kesehatan ditemani oleh perasaan kelemahan (asthenia), dan kesembuhan total seringkali memakan waktu beberapa minggu.
Definisi Demam Berdarah Dengue (Dengue Hemorrhagic Fever)

Dengue hemorrhagic fever (DHF) atau demam berdarah dengue (DBD) adalah sindrom yang spesifik yang cenderung mempengaruhi anak-anak dibawah umur 10 tahun. Ia menyebabkan nyeri perut, perdarahan (hemorrhage), dan runtuhnya sirkulasi (shock). DBD juga disebut demam berdarah Philippine, Thai, atau Asia Tenggara dan dengue shock syndrome.

DBD mulai dengan tiba-tiba dengan demam tinggi yang terus menerus dan sakit kepala. Ada gejala-gejala pernapasan dan usus dengan luka tenggorokan, batuk, mual, muntah, dan nyeri perut. Guncangan (shock) terjadi dua sampai enam hari setelah mulainya gejala-gejala dengan kerobohan yang tiba-tiba, dingin, anggota-anggota tubuh yang basah berkeringat (batang tubuh seringkali hangat),nadi yang lemah, dan kebiruan sekitar mulut (circumoral cyanosis).

Pada DBD, ada perdarahan dengan mudah memar, noda-noda darah dalam kulit (petechiae), meludahkan darah (hematemesis), darah dalam feces (melena), gusi-gusi yang berdarah, dan perdarahan-perdarahan hidung (epistaxis). Pneumonia adalah umum, dan peradangan dari jantung (myocarditis) mungkin hadir.

Pasien-pasien dengan DBD harus dimonitor secara ketat untuk beberapa hari pertama karena shock mungkin terjadi atau berulang dengan cepat. Pasien-pasien yang kebiruan (cyanotic) diberikan oksigen. Runtuhnya vaskular (shock) memerlukan penggantian cairan yang segera. Transfusi-transfusi darah mungkin diperlukan untuk mengontrol perdarahan.

Angka kematian dengan DBD adalah siginifikan. Ia mencakup dari 6%-30%. Kebanyakan kematian-kematian terjadi pada anak-aanak. Bayi-bayi dibawah umur 1 tahun adalah tetutama berisiko meninggal dari DBD.


Mencegah Demam Dengue

Penularan virus ke nyamuk-nyamuk harus diinterupsi untuk mencegah penyakit. Pada ujung disini, pasien-pasien dipertahankan dibawah jala nyamuk sampai serangan demam kedua telah lewat dan mereka tidak lagi menular.

Pencegahan dari dengue memerlukan pengontrolan atau pembasmian dari nyamuk-nyamuk yang membawa virus yang menyebabkan dengue. Pada negara-negara yang dilanda demam dengue, orang-orang didorong untuk mengosongkan air yang tegenang di ban-ban mobil yang bekas, kaleng-kelang sampah, dan pot-pot bunga. Inisiatif-inisiatif pemerintah untuk mengurangi nyamuk-nyamuk juga membantu membatasi penyakit namun keefektifannya buruk.

Pakai celana panjang dan baju lengan panjang. Untuk perlindungan pribadi, gunakan spray-spray pengusir nyamuk yang mengandung DEET ketika mengunjungi tempat-tempat dimana dengue adalah endemik. Membatasi paparan pada nyamuk-nyamuk dengan menghindari air yang tergenang dan berdiam didalam rumah dua jam setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam akan membantu. Nyamuk Aedes aegypti adalah penggigit siang hari dengan periode-periode puncak menggigit sekitar matahari terbit dan terbenam. Ia mungkin menggigit pada setiap saat dan seringkali bersembunyi didalam rumah-rumah atau tempat-tempat tinggal lain, terutama di area-area kota.

Sementara ini tidak ada vaksin yang tersedia untuk demam dengue. Ada vaksin sedang menjalani percobaan-percobaan klinik, namun terlalu dini untuk mengatakan ia akan aman atau efektif.

Komentar